Putra Siregar : Saya Dijebak Teman Yang Tidak Suka Pengusaha Pribumi Berhasil

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Beritamedia.id – Owner PS Store pun angkat bicara terkait penangkapan dirinya. Melalui keterangan tertulis kepada media, ia mengaku sebagai korban karena dijebak temannya yang iri karena ia sebagai pengusaha pribumi lebih sukses. Lebih lanjut ia menyebut kasus ini bentuk persaingan usaha.

Putra menjelaskan kronologis kejadian penangkapan terhadap dirinya terjadi pada tahun 2017. dirinya ditelepon oleh J untuk membeli barang miliknya dan barang tersebut merupakan barang ilegal.

Putra mengaku bahwa J terus mendesak agar dia mau membeli barang miliknya tersebut. “Sementara saya belum lihat barangnya,” terang Putra.

Karena terus memaksa, Putra menyarankan agar ponsel tersebut diantar saja dahulu ke toko di Condet, Jakarta Timur, karena sudah cukup malam. Lagi pula, saat itu, Putra mengaku dirinya sedang tidak berada di tempat. Ternyata pada saat itu, J dan R datang bersama petugas Bea Cukai Kanwil DKI Jakarta.

Putra juga menyayangkan adanya pembunuhan karakter yang sangat merugikan dirinya. Ia menyebut foto dirinya yang diposting  di laman website Bea Cukai secara jelas sangat tidak beretika.

“Saya yang hanya masalah pabean, foto saya ditampilkan jelas-jelas, ini pembunuhan karakter,” jelas Putra.

Sebelumnya diberitakan, pengusaha sukses asal Kota Batam Putra Siregar, Pemilik PS Store ditetapkan menjadi tersangka terkait Tindak pidana Kepabeanan.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, pada tahun 2019 berkas telah dinyatakan lengkap, kemudian pada tanggal 23 Juli 2020 telah diserahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Jakarta Timur.

Share.

Leave A Reply