Hari Ini Larangan Penggunaan Kantong Plastik Mulai Berlaku Di Jakarta

Beritamedia.id – Pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat mulai aktif diterapkan hari ini oleh Pemprov DKI Jakarta.

Larangan tersebut telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih juga mengingatkan kepada masyarakat agar membawa kantong belanja ramah lingkungan mulai sekarang.

Agar regulasi ini bisa berjalan dengan baik, Pemprov DKI akan memberikan semacam reward berupa insentif kepada pengelola yang menerapkan aturan baru ini.

Selain reward, juga akan ada punishment atau hukuman berupa sanksi bagi yang melanggar. Jika aturan itu tak dipatuhi, pengelola akan dikenai sanksi berupa teguran tertulis, denda, atau uang paksa.

Pelarangan ini juga sudah di sounding oleh Pemprov DKI sejak jauh-jauh hari. Di antaranya dengan sosialisasi langsung ke lokasi sebanyak 85 lokasi pusat perbelanjaan atau mall, 2.000 lebih toko swalayan, dan 158 pasar rakyat.

Selain itu Pemprov juga memberikan kembali Surat Edaran Kepala Dinas Lingkungan Hidup tanggal 15 Juni 2020 tentang persiapan penerapan Pergub 142/2020 kepada Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Kemudian tiga kantor pusat toko swalayan, yaitu Carrefour, Indomaret, dan Alfamart, 85 pengelola pusat perbelanjaan, 2.000 lebih penanggung jawab toko swalayan dan 158 kepala pasar rakyat.

Regulasi baru ini juga membuat pengelolan pusat perbelanjaan seperti Pasar Jaya untuk menjelaskan kepada para pedagang.

Seperti yang dilakukan oleh Direktur Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin yang melakukan sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung pasar.

Baca Juga :  Tampilkan Karakter Berkulit Hitam, Serial Drama Malaysia Disebut Rasis

“Sesuai tahapan maka per 1 Juli 2020 para pimpinan wilayah baik manajer dan kepala pasar agar mengawasi aktivitas pelarangan kantong plastik sekali pakai di area pasarnya, karena memang sudah jauh hari kita lakukan sosialisasi,” kata Arief dalam keterangannya, Selasa (30/6/2020).