Terjadi Karhutla Di Lahan Gambut, Riau Mulai Siaga

Beritamedia.id – Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Riau, tepatnya di Wilayah Kabupaten Pelalawan. Kabar ini dibenarkan oleh Kepala BPBD, Hadi Penandio, ia menyebut memasuki musim kemarau, Riau harus mulai bersiaga menghadapi Karhutla.

Titik api, menurut Hadi, sudah terpantau sejak Minggu siang. Untuk areal yang tebakar merupakan lahan kosong tanah gambut.

Hal ini yang membuat asap hitam membumbung tinggi ke udara.

Hadi mengaku untuk penanganan sudah menurunkan tim untuk memadamkan api dengan mesin pompa air.

Tim tersebut terdiri dari gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP dan dibantu PT Arara Abadi ( Sinar Mas Group ).

Tim gabungan semuanya sudah beroperasi di lokasi karhutla sejak kemarin. Selain tim darat, kita juga didukung pemadaman dari udara dengan satu unit helikopter water bombing milik PT Sinar Mas.

Menurut Hadi, ada beberapa kendala untuk memadamkan titik api.  Di antaranya, akses menuju kepala api cukup sulit dilalui dan gambut cukup dalam.

“Untuk akses mencapai titik api cukup sulit. Tapi, beberapa titik masih bisa dijangkau tim darat. Sedangkan titik api yang tidak bisa dijangkau tim darat, makanya dibantu heli water bombing,” sebut Hadi.

Kemudian, sambung dia, kesulitan memadamkan api yang ada di dalam gambut. Saat ditanya berapa luas areal gambut yang terbakar, Hadi mengaku belum bisa memastikan.

Karena, pihaknya masih fokus untuk pemadaman. “Kami saat ini masih fokus pemadaman. Soal luas areal yang terbakar nanti tim lidik yang akan memastikan berapa luasannya,” kata Hadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 41 titik panas atau hotspot di Riau pagi ini pukul 07.00 WIB. Titik panas terdeteksi di enam kabupaten.

Baca Juga :  Ada 6 Kelurahan di Jakarta Nol Kasus Positif Covid-19

Titik panas terbanyak, yakni di Kabupaten Pelalawan 26 titik. Lalu, Kabupaten Kampar tujuh titik, Kota Dumai dua titik, Siak empat titik, Kuantan Singingi dan Indragiri Hilir masing-masing satu titik.

Leave A Reply