Putri John Kei: Bukan Riya tapi Orang-orang Perlu Tahu Segi Positif dari Papa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Suasana mendadak mencekam. Dari luar rumah terdengar suara rentetan tembakan.

John Refra Kei buru-buru mengungsikan keluarganya dari ruang tamu ke dalam kamar. Mencoba mencari perlindungan dan menyelamatkan diri.
Malam itu, Minggu (26/6).

Maria Erviliana “Melan” Refra masih mengingat peristiwa mencekam itu. Putri sulung John Kei itu ketakutan.
Ia membayangkan “serangan balasan” dari pihak Agrapinus Rumatora yang biasa dipanggilnya Opa Nus.
Juga berasal dari Pulau Kei di Maluku Utara, Opa Nus dikenal dengan sebutan Nus Kei.
Minggu siang sudah terdengar kabar tentang penyerangan yang dilakukan anak buah John Kei ke tempat tinggal Nus Kei di perumahan Green Lake City, Cengkareng, Jakarta Barat.
Seorang anak buah Nus Kei, berinisial ER, tewas dengan tujuh luka bacokan senjata tajam.
Bukan itu saja, tubuhnya dilindas kendaraan yang digunakan anak buah John Kei dalam penyerangan.

Seorang anak buah Nus Kei lainnya, AR, mengalami luka-luka akibat bacokan. Empat jarinya putus.
John Kei disebutkan berada di balik penyerangan itu.
Maka, hal pertama yang terlintas di benak Melan Refra saat mendengar suara rentetan tembakan di luar rumahnya malam itu adalah: ini “serangan balasan” dari Opa Nus.
Sumber: pojoksatu.id

Baca Juga :  Singkirkan Duo Ronaldo di Semifinal dan Final, Lionel Messi Pemain Terbaik Abad 21

Comments are closed.