Periode Maret-Juni 2020, Polresta Cirebon Berhasil Ungkap 23 Kasus Narkoba

Periode Maret-Juni 2020, Polresta Cirebon Berhasil Ungkap 23 Kasus Narkoba

Kapolresta Cirebon Polda Jabar, Kombes Pol M Syahduddi Menunjukkan Barang Bukti (foto:ist)

CIREBON,- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon Polda Jabar berhasil mengungkap 23 kasus penyalahgunaan narkoba selama Maret – Juni 2020.

Kapolresta Cirebon Polda Jabar, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, dari 23 kasus itu sebanyak 28 tersangka berhasil diamankan jajaran Polresta Cirebon Polda Jabar.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga bahwa  23 kasus penyalahgunaan narkoba itu terdiri dari sembilan kasus sabu dan 19 kasus obat keras terlarang (OKT).

“28 tersangka yang diamankan ini merupakan Bandar, para pengedar dan pengguna narkoba yang diamankan di wilayah hukum Polresta Cirebon,” kata kata Syahdudi.

Ia mengatakan, jumlah barang bukti yang diamankan dari 28 tersangka tersebut cukup banyak diantaranya, 1.186.134 butir obat keras terlarang dan 6 gram sabu.

Menurutnya, ada beberapa jenis obat keras terlarang yang diamankan jajarannya, yakni, 1.137000 ribu butir chlorprimazine, 34.050 butir trihex, 11.418 butir tramadol, dan 3.666 butir dextro.

“Para tersangka dan seluruh barang bukti yang diamankan masih diperiksa lebih lanjut,” ujar Kapolresta Cirebon Polda Jabar.

Syahdudi menambahkan bahwa 9 tersangka kasus sabu melanggar pasal 112 Jo pasal 114 Jo pasal 127 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling lama 20 Tahun dan paling singkat 5 tahun.

Sedangkan untuk 19 tersangka kasus Obat keras terlarang (OKT) melanggar pasal 196 Jo pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Ancaman hukuman paling lama 15 Tahun,” tandasnya. (nie/*)

 

Tags:
Sumber: portaljabar.net

Comments are closed.