Kasus Cerai di Lamandau Kebanyakan Karena Selingkuh

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Bayu Harisma
Kotawaringin News, Lamandau – Sekurangnya ada 27 perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Negeri Nanga Bulik Kelas II Kabupaten Lamandau di sepanjang Tahun 2019. Perselingkuhan menjadi musabab paling banyak gugatan cerai dilayangkan ke meja hijau itu.
Menurut Bagian Humas Pengadilan Negeri Nanga Bulik Kelas II Kabupaten Lamandau, Ade Andiko, SH, menyelingkuhi pasangan menjadi alasan gugatan cerai dipersidangkan di Pengadilan Negeri Nanga Bulik. Selanjutnya, gugatan cerai dilatarbelakangi faktor ekonomi. “Ya memang banyaknya gara-gara selingkuh. Yang selanjutnya karena faktor ekonomi.”
Dia melanjutkan, PN Nanga Bulik ini menangani kasus gugatan cerai pasangan non muslim. Pasalnya, pasangan yang muslim yang melakukan gugatan cerat ditangani Pengadilan Agama Nanga Bulik. “Kami untuk non muslim. Sidangnya di Senin, Selasa dan Kamis.”
Sebenarnya, banyak pasangan yang melakukan gugatan cerai itu telah lama cek cok di dalam rumah tangganya. Namun karena dulu persidangannya dilaksanakan di Pangkalan Bun, mereka malas untuk mengurusnya. “Jadi pas ada di sini pengadilannya, mereka baru mereka mengajukan. Mungkin karena kan dekat kalau ada di Lamandau.”
Dia menyebut, rata-rata yang mengajukan gugatan cerai bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Rata-rata PNS yang mengajukan cerai itu.”
Sumber: Kotawaringin News

Baca Juga :  27 Kepala Desa Terpilih Dilantik Bupati Lamandau
Share.

Leave A Reply